Selama tiga tahun terakhir, CV Milas dan Elevia telah berjalan bersama dalam menjaga kualitas benur melalui standar pembenihan yang konsisten dan inovasi nutrisi hatchery. Simak bagaimana kolaborasi ini mendukung performa produksi yang stabil dan berkelanjutan.
3 Tahun Tumbuh Bersama Elevia: Perjalanan CV Milas Menjaga Kualitas Benur
Kualitas benur yang konsisten membutuhkan lebih dari sekadar standar operasional—dibutuhkan inovasi nutrisi yang tepat. Pelajari kisah sukses CV Milas bersama Elevia dalam mendukung performa hatchery yang optimal.
Dalam industri pembenihan udang, menghasilkan benur berkualitas bukanlah hal yang sederhana. Tingginya risiko penyakit akibat infeksi bakteri dan virus menjadi tantangan yang terus dihadapi hatchery, sekaligus menjadi faktor penting yang memengaruhi keberhasilan budidaya di tambak. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan benur yang sehat, kuat, dan siap tebar.
Bagi CV Milas, menjaga kualitas benur selalu menjadi prioritas utama. Untuk menjawab berbagai tantangan dalam proses pembenihan, CV Milas menerapkan standar produksi yang komprehensif di seluruh operasional hatchery. Upaya tersebut mencakup pengelolaan kualitas air (water treatment management), penggunaan induk genetik F1, monitoring produksi secara berkala, penguatan biosekuriti melalui skrining pakan alami seperti plankton dan Artemia serta pakan buatan, hingga pengawasan ketat pada setiap proses panen.
Pendekatan yang konsisten ini menjadi fondasi penting bagi CV Milas dalam menghasilkan benur berkualitas tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan para petambak.
Mencari Solusi Nutrisi yang Lebih Baik
Seiring berkembangnya kebutuhan operasional hatchery, CV Milas terus mencari solusi nutrisi yang tidak hanya mendukung performa produksi, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional. Pencarian tersebut mempertemukan CV Milas dengan Skretting Elevia, pakan hatchery inovatif yang diformulasikan tanpa penggunaan fish oil.
Elevia menawarkan berbagai keunggulan yang menjawab tantangan operasional di hatchery. Selain membantu mengurangi kebutuhan dark flakes dan Artemia, Elevia memiliki karakteristik fisik yang free flowing dan mudah terdispersi secara merata. Karakteristik ini menjadi nilai tambah penting, terutama pada lingkungan hatchery dengan tingkat kelembapan tinggi, di mana pakan mikro kerap mengalami penggumpalan dan aliran yang kurang optimal.
Dengan distribusi pakan yang lebih merata, seluruh benur memiliki akses nutrisi yang optimal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan awal.
Photo
Dari Uji Coba Menjadi Kepercayaan
Sebelum mengadopsi Elevia secara penuh, CV Milas melakukan serangkaian tahapan evaluasi untuk memastikan performa pakan sesuai dengan standar kualitas mereka. Proses ini mencakup pengamatan terhadap kesehatan hepatopankreas serta imunitas post larvae sebagai indikator penting kualitas benur.
Hasil evaluasi yang positif mendorong CV Milas untuk mengadopsi Elevia sebagai single feed dalam standar operasional prosedur (SOP) pembenihan mereka.
Kepercayaan tersebut terus terjaga hingga hari ini. Memasuki tahun ketiga penggunaan Elevia, CV Milas tetap mempertahankan komitmennya untuk menjaga kualitas melalui standar operasional yang konsisten dan pemilihan nutrisi yang tepat.
Hasil yang Konsisten
Saat ini, CV Milas memproduksi sekitar 30–40 juta benur setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah. Pada periode permintaan tinggi, khususnya dari Sumatera, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, kapasitas produksi dapat meningkat hingga mencapai 90 juta benur per bulan.
Konsistensi penerapan standar pembenihan, didukung penggunaan Elevia sebagai single feed, turut berperan dalam menjaga kualitas benur yang dihasilkan. Elevia kini telah menjadi bagian penting dari operasional hatchery CV Milas dalam mendukung performa produksi yang stabil dan berkelanjutan.
Perjalanan tiga tahun bersama Elevia menjadi bukti bahwa kualitas yang konsisten dibangun melalui kombinasi antara standar operasional yang kuat, inovasi nutrisi, dan komitmen untuk terus berkembang. Bagi CV Milas, menjaga kualitas benur bukan sekadar target produksi, melainkan investasi jangka panjang untuk mendukung keberhasilan budidaya para pelanggan.